Tuesday, May 22, 2012

Catatan Bosan

Salam, readers ^_^
Ketika postingan ini ditulis, aku tengah berada dalam sebuah training yang baru saja selesai untuk materi pertama. Hmmm tiba-tiba tergelitik untuk menulis yang sebenarnya terilhami dari rasa bosan tingkat dewa. 
Kawan, ada yang tahu apa itu definisi bosan? hahaha bagiku sekarang definisi bosan adalah rasa malas yang tak tertahankan dan ingin melarikan diri atau mungkin rasa ingin lenyap dari tempat dimana ada sekitar 30 orang berseragam putih hitam dengan berpola macam tingkah. 
Bosan adalah ketika pemateri monoton memberikan materi dan bahkan terkadang bingung dengan beberapa materi yang mesti disampaikan dan berkali-kali menekankan bahwa fikirannya kacau karena mesti memeikirkan persiapan kegiatan lain.
Bosan adalah ketika berada di sebuah ruangan dengan AC yang setengah bernyawa dan setengah mati serta kipas angin yang anginnya monoton tak sanggup terbagi rata ke seluruh ruangan.
Bosan adalah ketika rasa kantuk menyerang sementara tutor memberikan tugas yang kurang jelas apa arahnya. Bosan adalah saat dua orang di groupmu sibuk berdiskusi tanpa merasa kamu dan anggota group lain juga bagian dari mereka. 
Bosan adalah ketika dress code pelatihan putih hitam-mu mulai lepek oleh keringat sementara materi tumpang tindih diberikan. 
Kawan, catat definisi baruku ini tentang bosan. Singkat saja kukatakan bahwa bosan adalah rasa ingin berhenti saja. 
Maka aku stop samapai disini saja catatan ini ya. 
Terimakasih ^_^

Wednesday, May 16, 2012

Disini Saja

Matahari terlalu panas, dear
mungkin bijakmu saja yang mampu meneduhkan

Udara kerontang disini, dear
rasanya tawamu saja yang menyejukkan

Aku ingin kamu disini, dear
hanya kamu, kamu saja

Tenangmu, Jiwamu, utuhmu

Monday, May 7, 2012

Eulalia

Eulalia, Eulalia*
Ingin lagi aku melanglang buana
ke negeri jauh yang mempesona
tak lagi meniti sendiri saja
biarkan dia ikut menjelajah bersama

Eulalia, Eulalia
Belum sempat aku menyentuhmu
tak cukup sekedar melihatmu dari jauh
belum sempat puasku

ingin kuajak serta ia denganku
dalam festival alam nan syahdu


Eulalia, Eulalia
Hamparkan jalan nasib kesana
berdua dengannya, berdua saja

(Rumput yang menjadi icon World Cup Park di Seoul setelah si kodok hijau)