Saturday, October 25, 2014

The Muharram Grand Feast

I have heard many times about the feast but I never experienced it myself but luckily TODAY I was there, in the feast. Yay!!!
Fellas, 
Today is the first day of Muharram, the first month in Islamic calendar, so it is the Islamic New Year. Mostly Moslems all over the world celebrate the beginning of the year and so do inhabitants in Kenanga, Sungailiat, Bangka Belitung and it is really unique celebration. 

Kenanga is one of villages in Bangka Regency, Bangka Belitung. It is about 28 km from Pangkalpinang, where I live. In the beginning of the Muharram, each family will cook and serve a lot of food in their house and welcome all guests to enjoy the food. No matter you know the host well or not, even if the host is only your new acquaintance or even if you don't know him/her at all,  you can visit the house and share the feast. What a unique!

The tradition has been begun long time ago, it's an old celebration by the way so every year the tradition is always held. They do not only serve food but also always hold various events such as religious sermon, which is attended by thousands people and also the local and provincial government officers, a mass circumcision, some religious-based competitions and others along the celebration. Thousands visitors always come to the feast in the same day and almost in the same time as the feast lasts a day (morning to evening). They are not only the local inhabitants but also visitors from all over areas in Bangka Belitung and others. 


There are at least hundreds guests visiting each house so that's why the hosts prepare a lot of food and drink (Some noodle with variant flavor and kinds, Bakso, Lontong and satay, Tekwan, Empek-empek, made of fish or shrimps, Otak-otak, various kinds of traditional cake and cookies, soft drinks, fruit cocktail and many more) to serve the guests. Even, some tents are available in some houses yard just to anticipate if their house can not accommodate the coming guests. Please imagine that! So, it's really common thing to see the crowd in each house and also on the road so then, the traffic jam  always happens. The policemen are everywhere and ready to guard the feast.
It's totally a massive feast and celebration! 

Guys,
If you are a fan of such cultural events and culinary trips, please list this cultural event in your agenda and visit Bangka island in the beggining of Muharram, then come to the village, Kenanga, and feel the crow and the celebration. You're gonna be full, totally full and be ready to be mesmerized. Wow!  ^_^


  

Sunday, October 19, 2014

Who cares your happiness-person

#2. Who cares your happiness-person 


http://weheartit.com/entry/70441680
There are a lot of stories in our life, the bad ones and the great ones. We intentionally or not share those stories to someone else, that's fine anyway but you might find the one you talk to in fact doesn't care. Sakitnya tuh disini.... (nunjuk hati yang tersayat-sayat ^_^ lebay!)

Well, ada waktu ketika kita bercerita kepada seseorang, pastinya kita mengharapkan feedback yang baik, sebuah respon, atau setidaknya sebuah kalimat yang cukup menunjukkan jika mereka ikut berbahagia untuk kebahagiaan kita, atau mendoakan bagi jalan keluar untuk kesulitan kita atau tertawa bersama kita untuk sesuatu yang lucu. Namun tak selamanya keadaan baik yang ada kan??? Tak sedikit kok ketika kita bercerita (bercerita loh, bukan curhat) kepada orang di sekitar kita (keluarga, sahabat, tetangga, teman, kolega etc) tentang apa yang kita alami- biasanya karena memberikan feedback saat nimbrung ngobrol- lawan bicara kita tiba-tiba memasang wajah tanpa ekspresi saat mendengar cerita kita-biasanya sih kalau itu cerita bahagia atau kejadian bagus-  atau bahkan mereka seolah tidak mendengarkan dan langsung mengubah topik pembicaraan. Padahal biasanya sih orang seperti ini akan sangat berapi-api ketika mereka menceritakan tentang kehebatan dan kebahagiaan mereka. Sayangnya, mereka langsung acuh tak acuh, bahkan membuang muka dengan ekspresi datar sedatar lapangan futsal atau basket standar internasional ketika kita  menceritakan cerita bahagia kita. Paling banter orang seperti ini hanya akan mengatakan "Oooooo". Dang! I usually want to fly away or vanish into the air or at least turn my body around and walk away and say "bye" to such person.
"Eh, Dee. Lama tak bertemu. Udah jarang kelihatan. Kemana aja?"
"Hai. iya nih, kita jarang ketemu ya? Saya gak tinggal di deket sini lagi soalnya"
"Oh... Pindah kontrakan dimana?"
"Di Gerunggang. Alhamdulillah, udah rumah sendiri. Kapan-kapan mainlah ke rumah saya. Gak jauh kok" dengan senyum sumringah
"Oooohhhh...." Mata melihat ke arah lain, diam dan mengganti topik pembicaraan. "Panas ya hari ini. Udah lama gak hujan......"
Bug! rasanya nyesek  banget, kan???
Itu hanya salah satu contoh kejadian yang saya pernah alami. Ada beberapa yang lebih nyesek dari ini. Sayangnya, kita akan selalu saja menemui tipe orang seperti ini. I have no idea why this happens and why such person exists in this world.

Tentu saja ada banyak lagi kejadian-kejadian yang menunjukkan tipikal orang model begini, entah karena mungkin kita lagi apes atau memang karena banyak orang yang seringkali sulit menerima kenyataan bahwa ada banyak orang lain yang memiliki hal yang lebih membahagiakan.
Well, biasanya apa yang akan teman-teman lakukan?
Meski demikian, bagaimanapun, inilah hidup! Kita hanya butuh menjadi kuat dengan bermental baja dan hati lapang seluas lapangan bola atau samudera untuk menghadapi orang seperti ini, bukan??? Hahahah it's not that easy and that's true. Tak lupa tentunya semoga kita tidak menjadi pribadi yang seperti ini.
Ganbate, blog walker fellas ^_^




Thursday, October 16, 2014

#1. Be wise!

There are a loooooooooot of people live around us; our relatives, friends, neighbors, colleagues, people you meet in a bus stop, in a meeting, etc. All of them are unique. You agree that, don't ya?
Setiap makhluk Tuhan tersebut pastilah tidak sama, makanya kenapa tadi saya katakan bahwa mereka, kita itu unik. Mereka memiliki hal-hal yang bisa kita jadikan pelajaran, entah itu baik, entah itu buruk, Jika baik, maka pelajaran itu dapat kita terapkan, and vice versa, jika itu jelek maka tak ada alasan untuk kita ikuti, kan???
Well, sampai disini saya yakin teman-teman blog walker pasti sepakat. Iya kaannn??? #wink ^_*
Tak semua orang menyukai kita, dan sebaliknya tidak semua orang bisa kita sukai but at least we can learn something from those people whether it is good or not.
Dari banyak kejadian di sekeliling kita, ada banyak hal- dari yang kecil sampai yang besar- yang bisa kita pelajari. Yuk kita mulai dari yang ini. :)

#1. Failed Show off . Just be wise!

Pernah 'gak sih teman-teman blog walker ketemu dengan tipe orang seperti ini? Niatnya sih pengen show off, pamer apa yang mereka punya, apa yang dimakan, apa yang baru saja dinikmati dan lain sebagainya tapi justru mempertunjukkan lebar-lebar betapa salahnya cara yang mereka pilih. Salah-salah pengen show off, yang ada malah they show their silly stupidity. Fail!!!
Kejadian seperti ini gak selalu terjadi di dunia maya sih (yang notabene-nya adalah tempat popular untuk ber-show off ria) tapi juga di real life!
Imagine when you see one of your facebook friend  uploaded a picture of her new laptop/notebook.Well, it sounds normal but how if it's not a really hi-tech one, just an ordinary one, with a caption 'laptop baru, yay!!! bisa ngetik tugas-tugas deh....'