#2. Who cares your happiness-person
![]() |
| http://weheartit.com/entry/70441680 |
Well, ada waktu ketika kita bercerita kepada seseorang, pastinya kita mengharapkan feedback yang baik, sebuah respon, atau setidaknya sebuah kalimat yang cukup menunjukkan jika mereka ikut berbahagia untuk kebahagiaan kita, atau mendoakan bagi jalan keluar untuk kesulitan kita atau tertawa bersama kita untuk sesuatu yang lucu. Namun tak selamanya keadaan baik yang ada kan??? Tak sedikit kok ketika kita bercerita (bercerita loh, bukan curhat) kepada orang di sekitar kita (keluarga, sahabat, tetangga, teman, kolega etc) tentang apa yang kita alami- biasanya karena memberikan feedback saat nimbrung ngobrol- lawan bicara kita tiba-tiba memasang wajah tanpa ekspresi saat mendengar cerita kita-biasanya sih kalau itu cerita bahagia atau kejadian bagus- atau bahkan mereka seolah tidak mendengarkan dan langsung mengubah topik pembicaraan. Padahal biasanya sih orang seperti ini akan sangat berapi-api ketika mereka menceritakan tentang kehebatan dan kebahagiaan mereka. Sayangnya, mereka langsung acuh tak acuh, bahkan membuang muka dengan ekspresi datar sedatar lapangan futsal atau basket standar internasional ketika kita menceritakan cerita bahagia kita. Paling banter orang seperti ini hanya akan mengatakan "Oooooo". Dang! I usually want to fly away or vanish into the air or at least turn my body around and walk away and say "bye" to such person.
"Eh, Dee. Lama tak bertemu. Udah jarang kelihatan. Kemana aja?"
"Hai. iya nih, kita jarang ketemu ya? Saya gak tinggal di deket sini lagi soalnya"
"Oh... Pindah kontrakan dimana?"
"Di Gerunggang. Alhamdulillah, udah rumah sendiri. Kapan-kapan mainlah ke rumah saya. Gak jauh kok" dengan senyum sumringah
"Oooohhhh...." Mata melihat ke arah lain, diam dan mengganti topik pembicaraan. "Panas ya hari ini. Udah lama gak hujan......"
Bug! rasanya nyesek banget, kan???
Itu hanya salah satu contoh kejadian yang saya pernah alami. Ada beberapa yang lebih nyesek dari ini. Sayangnya, kita akan selalu saja menemui tipe orang seperti ini. I have no idea why this happens and why such person exists in this world.
Tentu saja ada banyak lagi kejadian-kejadian yang menunjukkan tipikal orang model begini, entah karena mungkin kita lagi apes atau memang karena banyak orang yang seringkali sulit menerima kenyataan bahwa ada banyak orang lain yang memiliki hal yang lebih membahagiakan.
Well, biasanya apa yang akan teman-teman lakukan?
Meski demikian, bagaimanapun, inilah hidup! Kita hanya butuh menjadi kuat dengan bermental baja dan hati lapang seluas lapangan bola atau samudera untuk menghadapi orang seperti ini, bukan??? Hahahah it's not that easy and that's true. Tak lupa tentunya semoga kita tidak menjadi pribadi yang seperti ini.
Ganbate, blog walker fellas ^_^

No comments:
Post a Comment