Setiap makhluk Tuhan tersebut pastilah tidak sama, makanya kenapa tadi saya katakan bahwa mereka, kita itu unik. Mereka memiliki hal-hal yang bisa kita jadikan pelajaran, entah itu baik, entah itu buruk, Jika baik, maka pelajaran itu dapat kita terapkan, and vice versa, jika itu jelek maka tak ada alasan untuk kita ikuti, kan???
Well, sampai disini saya yakin teman-teman blog walker pasti sepakat. Iya kaannn??? #wink ^_*
Tak semua orang menyukai kita, dan sebaliknya tidak semua orang bisa kita sukai but at least we can learn something from those people whether it is good or not.
Dari banyak kejadian di sekeliling kita, ada banyak hal- dari yang kecil sampai yang besar- yang bisa kita pelajari. Yuk kita mulai dari yang ini. :)
#1. Failed Show off . Just be wise!
Pernah 'gak sih teman-teman blog walker ketemu dengan tipe orang seperti ini? Niatnya sih pengen show off, pamer apa yang mereka punya, apa yang dimakan, apa yang baru saja dinikmati dan lain sebagainya tapi justru mempertunjukkan lebar-lebar betapa salahnya cara yang mereka pilih. Salah-salah pengen show off, yang ada malah they show their silly stupidity. Fail!!!Kejadian seperti ini gak selalu terjadi di dunia maya sih (yang notabene-nya adalah tempat popular untuk ber-show off ria) tapi juga di real life!
Imagine when you see one of your facebook friend uploaded a picture of her new laptop/notebook.Well, it sounds normal but how if it's not a really hi-tech one, just an ordinary one, with a caption 'laptop baru, yay!!! bisa ngetik tugas-tugas deh....'
Belum ketemu anehnya dimana??? Well, jika saja hal seperti itu terjadi pada awal tahun 2010 kebawah, maka hal itu adalah sesuatu yang patut dibanggakan sampai harus diupload ke medsos. Hal itu akan menjadi hal yang cool (pake banget)! Tapi, lain halnya jika hal itu adalah sebuah postingan di tahun 2014 dimana bahkan sudah banyak anak-anak usia sekolah dasar yang sudah punya laptop pribadi bahkan notepad jauh lebih canggih. You will look so out-of-date. It's not cool at all. Maksud hati hendak pamer dan berbagi sebuah kebanggaan, tapi nyatanya hanya menunjukkan satu sisi betapa ketinggalan jaman-nya diri sendiri. Terlebih lagi jika captionnya malah terdengar sengak dan songong. Parah!
Contoh lain, bagaimana jika ada seorang teman, kenalan, atau sekedar friend di medsos yang selama tiga hari berturut-turut posting tentang rencana untuk beli AC dengan pasangannya??? lalu kemudian upload sebuah foto berlatar belakang toko tempat membeli AC diikuti foto-foto lain berlatar belakang AC baru??? What comes to your mind, blog walker fellas??? Alay? Lebay? Norak?
Hellooooo... benar, tak semua orang bisa memiliki fasilitas seperti itu, lalu so what??? Ada banyak orang-orang yang memiliki kemewahan seperti itu sejak lama namun kalem aja, kan? ^_^
Well, do you get my point, don't ya??? ^_^
Di dunia nyata, apa yang anda rasakan ketika salah seorang teman atau kenalan ngedumel berkali-kali tentang penyesalannya jalan-jalan di suatu daerah dengan angkot carteran? ngedumel menyesalkan ketiadaan mobil rental yang tentu lebih keren daripada naik angkot? Ngedumel tentang betapa tidak kerennya perjalanan ngangkot itu? Mungkin biasa... tak ada yang salah sampai disini. Lalu, bagaimana ketika suatu ketika dengan bangganya orang tersebut bercerita tentang rekreasinya di suatu kota metropolitan, ke tempat yang banyak orang ingin rasakan dengan nyarter angkot??? Saya mengerenyitkan dahi!!! Ternganga. Memasang tampang kaget. Lalu menyunggingkan senyum kecut nan sinis plus bingung.
Hmmm..... maksud saya, seringkali kita menganggap bahwa hal-hal yang kita miliki adalah hal-hal yang wajib diselebrasi dengan perlakuan istimewa seperti show off tersebut, padahal faktanya hal-hal tersebut jika tidak benar-benar dipertimbangkan dengan baik justru hanya memancing anggapan miring orang lain terhadap diri kita. Bumerang.Banyak hal yang kita anggap wah, lalu diunggah ke medsos, dipamerkan sedemikian rupa justru hanya menunjukkan bahwa kita kolot, ketinggalan zaman, kampungan, songong, norak de-el-el. Maka, show off-nya pun gatot a-k-a gagal total! Malu kan??? Tidak sedikit mereka yang awalanya ingin pamer tentang apa yang mereka miliki lalu justru terlihat norak dan sama sekali tidak elegan, kan? Yang awalnya ingin membuat orang lain merasa iri dan berdecak kagum malah justru membuat diri kita terlihat konyol.
Pendeknya, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kejadian-kejadian seperti itu. Hal itu bukan berarti tidak boleh pamer, hanya saja sebaiknya kita lebih bijak memilih cara yang lebih elegan untuk bertindak. Sebaiknya kita bisa mempertimbangkan akan hal-hal yang patut dipamerkan atau tidak. Dengan demikian, kita tidak akan terlihat dungu dan norak dimata orang lain (di dunia nyata ataupun di dunia maya).
Kata kuncinya adalah Be wise! ^_^
Setuju kan??? semoga.... :-)
No comments:
Post a Comment