Thursday, May 16, 2013

SELECTA, taman rekreasi ala Belanda!

Setelah menikah biasanya sang pasangan baru akan mengahabiskan waktu bersama-sama ke tempat tempat indah bahkan mewah  yang disebut honeymoon. Nah, saya dan suami cukup merasa beruntung bisa bersama-sama meski tidak dengan nuansa mewah. 
Honeymoon kami tak biasa namun tetap saja indah (semoga indahnya bukan hanya karena kami pengantin baru, tapi karena kesyukuran kami). Satu minggu setelah resepsi, tepatnya hari Sabtu sore saya kemudian terbang menemani sang suami kembali ke Malang untuk melanjutkan kegiatan perkuliahannya. Selama di Malang saya merasakan benar perjuangan suami selama kuliah Magisternya. Tinggal di kos-kosan 4x5 meter-an, pergi jalan kaki pergi-pulang kuliah sejauh kurang lebih 400m (untungnya), sesekali naik sepeda lipat jika pergi ke warung atau toko sekedar membeli makan siang atau air galon, menyelesaikan proposal thesis ditemani laptop dan sebuah TV buatan China seharga 200.000 saja dan hal-hal sederhana lainnya.
Selama sang suami kuliah, saya banyak menghabiskan waktu di kost-an saja, nonton tv, maen game di laptop atau bercengkrama dengan ibu pemilik kost atau mencuci pakaian kami yang tak banyak. Barulah pada hari Rabu ketika suami tak ada jadwal perkuliahan kami menyempatkan jalan-jalan ke tempat yang selama ini saya harapkan. Batu!

Wednesday, May 15, 2013

Menikah = It's a choice! (Sebuah kisah)

“We come to love not by finding a perfect person, but by learning to see an imperfect person perfectly.” -Sam Keen

Sejak lama saya menyukai quote ini,bahkan saya sampai menuliskannya sebagai salah satu quotes yang saya tulis di bio akun facebook saya. Sederhana saja intinya, kesempurnaan bukanlah tentang suatu tampilan, namun lebih dari itu, kesempurnaan adalah persoalan perspektif!
Sempat pernah dikecewakan dalam hubungan saya sebelumnya , saya tetap meyakini bahwa suatu saat akan datang masanya dimana saya bisa menikah, menggenapkan separuh diin saya, beribadah dan membangun rumah tangga dengan orang yang mencintai saya dan saya cintai. Syukur kepada Allah Yang Maha Kaya, Dia berkenan mempertemukan saya dengan suami saya ini dan janji suci mitsaqon ghalizah kemudian diikrarkan pada 21 April 2013 lalu. Saya telah memilih untuk menikah. ^_^

Suami saya memang bukan sosok sempurna, karena jelas kesempurnaan hanyalah milik Sang Pencipta. Tapi bagi saya, pria ini adalah sosok yang saya butuhkan untuk mendampingi saya, membimbing saya mencapai tujuan menikah itu sendiri. Bisa jadi dia memiliki banyak kekurangan, namun bagi saya dia adalah sosok yang pas dan klik untuk saya dan begitupun saya baginya.

Kembali lagi... Bismillah

Kemana saya selama ini?
Andai ada yang bertanya demikian, maka izinkan saya jawab bahwa belakangan ini saya memang terserang virus malas dan deadlock kehabisan cara untuk menulis. Ada ide untuk menulis, saya yang malas. Ketika semangat untuk ngeblog, ide yang tak jua muncul. Tapi saya berniat dan bertekad kembali untuk melanjutkan kegandrungan saya terhadap dunia tulis menulis. Semoga saja saya bisa kembali eksis disini dan apa yang saya tulis bisa bermanfaat. Aamiin ^_^
Sejujurnya juga saya mungkin akan menambahkan label baru nantinya, entah tentang kehidupan baru saya (21 April lalu saya telah menikah dengan seorang pria sederhana yang saya cintai dan mencintai saya sepenuh hati. hehehee) atau tentang hari-hari saya dengan dunia yang saya jalani saban harinya. Entahlah....
Semoga saya bisa kembali 'ngeblog' sekedar berbagi dengan teman-teman yang sudi mampir ke halaman ini.

SEMANGAT Senin Pagi!!!!