Tuesday, June 28, 2011

Gerbang 1/4 Abad dan serakan mimpi

Salam, readers ^_^
26 Juni selalu menjadi hari yang sederhana namun penuh letupan energi dan harapan untukku. selalu saja begitu! Dan tahun ini, 2011, aku memasuki usia 25 tahun! ha! sudah kian tua aku rupanya. Sudah memasuki 1/4 abad!! 
Kalu dihitung-hitung pula, ini berarti sudah dua tahun sejak aku meraih gelar S.Pd.I di Maret 2009 lalu, tapi, aih! cita-cita terbesar dalam beberapa tahun ini belum juga terkabulkan! Kuliah lagi! s2! 
Aku cuma anak kampung, yang terbiasa bermimpi, kawan. Tapi bukannya tak berusaha apalagi berdoa, tapi mungkin Sang Tuhan memang belum berkenan menjawab mimpiku di usia 23 dan 24 lalu. Aku iri, sangat iri dengan teman-teman yang bisa melanjutkan kuliah s2, bahkan tak sedikit yang kuliah di luar negeri, dengan beasiswa, seperti yang aku idam-idamkan. 
Sebut saja kakak seniorku yg kuliah di UNP, atau senior lain yang dapat beasiswa meski harus banting setir ambil jurusan perpustakaan di UI. Atau juga si Boy yang lagi s2 di UNP. Terlebih lagi teman-teman seangkatan penerima beasiswa IELSP 2008 yang juga banyak S2. Yang satu batch denganku ke Arizona ada si Gini yang s2 hampir kelar di UNP, atau si Arin yang s2 di Samarinda. Ada juga si Mu'ti yg ke Amrik, atau si Riza Aditya yang ke Korsel atau juga si Dedi yg lagi di Spanyol. Aih! mereka membuatku iri iri iri! sangat!

Tuesday, June 14, 2011

Elegi Rindu Kantong Kresek

Lagu sunyi mengalun, kau tak ada, sepi
kau dimana?
jejakmu pun tak kutemui lagi
mengapa diam saja?

Hendak kukemasi rindu ini
kumasukkan kedalam kantong plastik, kresek kata orang-orang
agar kelak kuikat kuat-kuat
lalu kuhanyutkan ke sungai belakang rumah

Mungkin hujan akan membawanya kepadamu disana
atau mungkin akan terdampar disuatu tempat tak bernama
atau setidaknya biar ia jauh dariku saja
agar aku lupa tentang rindu, tentangmu dan segalanya

Kau kemana? mengapa diam saja? lupakah kau dengan segala janji?
untuk seporsi pizza yang akan kita bagi berdua
untuk es krim yang akan kita nikmati bersama
atau juga untuk waktu luang yang akan kita habiskan di tepi pantai

Ah, sudahlah!
Kuletakkan saja rindu ini di dalam plastik hitam, kantong kresek
kujatuhkan ke sungai belakang rumah yang kini mengalir bersama pekat lumpur
mungkin akan sampai padamu, atau tenggelam dalam kubangan lumpur berisi biji timah

Saturday, June 11, 2011

Another trip... Kelenteng Dewi Laut on the top of the hill

 Salam, Readers ^_^
Coba lihat jepretan diatas! Indah, bukan? View yang indah ini memanjakan mata sesampainya aku di atas bukit Kelenteng. Yup! Diatas bukit itu, terdapat sebuah kelenteng yang dinamai Kelenteng Dewi Laut. Bukit itu sendiri terletak di Tanjung Bunga yang seolah menjadi pusat bertemunya dua pantai, pantai Pasir Padi dan Tangjung Bunga. View didalam foto diatas adalah view laut di pantai Pasir Padi yang bisa dinikmati dari atas bukit. Indah! iya, kan?? ^_^






Nah, jika anda sedang berkunjung ke Pangkalpinang, Bangka Belitung, jangan lupa singgah kesini, untuk sekedar menikmati keindahan arsitektur Kelenteng ini dan panorama alam perpaduan antara pantai dan berbukitan, sekaligus untuk memperdalam rasa toleransi keberagamaan ^_^

Friday, June 3, 2011

Sungai Rangkui; Kenangan masa kecil dan fakta sekarang

Salam, Readers ^_^

Sungai Rangkui yang membelah jantung kota Pangkalapinang dulunya merupakan tempat renang favoritku, jauh sebelum adanya kolam renang komersil di Kacang Pedang atau juga jauh sebelum masyarakat mengenal Tirta Tapta pemandian air panas di Pemali. Sungai Rangkui yang mengular sepanjang sekitar 7 kilometer itu dulunya adalah tempatku berenang diakhir pekan. Airnya yang jernih, dalam dan segar itu masih bisa kami, masyarakat sekitar sungai, nikmati. Tapi itu dulu! Ketika aku masih seorang anak sekolah dasar pada sekitar tahun 1993 sampai tahun 200an.