Sebagai project berbasis voluntary, saya tentu melibatkan beberapa relawan. Alhamdulillah, para relawan ini tertarik untuk bergabung setelah saya posting sebuah pemberitahuan tentang pencarian volunteer di akun FB saya. Maka, sembilan (9) pemuda-pemudi hebat Bangka terkumpul (2 orang lagi yang mendaftar di last minute terpaksa belum dapat dilibatkan karena memang kuota relawan yang dibutuhkan telah terpenuhi, Maafkan saya ya....) yang berasal dari beberapa kampus dan kalangan. Ada seorang mahasiswa UBB, Unigraha, mahasiswa STAIN SAS Babel, Lastari, Mega, Muslimin dan Mustika, mahasiswa UIN Gunung Djati, Ghazi, Mahasiswa University of Malaya yang sedang libur pulang ke Pangkalpinang, Tyas, alumni STAIN SAS Babel yang juga seorang pendidik di Selective Pangkalpinang, Ari Yuzandi, dan alumni Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada, Ayim. Maka jadilah saya dan 9 orang relawan penuh semangat ini bekerjasama dengan panitia Masa Orientasi Madrasah MTs Negeri Pangkalpinang untuk menyelenggarakan kegiatan MOS/MOM dengan konsep baru.
Monday, August 3, 2015
MOS SIMPATIK, sebuah pilot project dari HOPE Project
Pada 28 hingga 30 Juli tadi saya akhirnya bisa mengadakan kegiatan perdana HOPE Project. HOPE Project adalah sebuah project sosial-pendidikan yang ingin saya kembangkan dengan melibatkan pemuda-pemudi Pangkalpinang dan Bangka Belitung berbasis voluntary atau sukarela. Pilot Project yang HOPE gelar adalah MOS SIMPATIK atau Masa Orientasi SIMPATIK (Bersahabat, informatif, Apresiatif, Kreatif dan Edukatif) yang bekerjasama dengan sekolah mitra MTsN Pangkalpinang, yang kebetulan juga merupakan tempat saya bekerja.
Sebagai project berbasis voluntary, saya tentu melibatkan beberapa relawan. Alhamdulillah, para relawan ini tertarik untuk bergabung setelah saya posting sebuah pemberitahuan tentang pencarian volunteer di akun FB saya. Maka, sembilan (9) pemuda-pemudi hebat Bangka terkumpul (2 orang lagi yang mendaftar di last minute terpaksa belum dapat dilibatkan karena memang kuota relawan yang dibutuhkan telah terpenuhi, Maafkan saya ya....) yang berasal dari beberapa kampus dan kalangan. Ada seorang mahasiswa UBB, Unigraha, mahasiswa STAIN SAS Babel, Lastari, Mega, Muslimin dan Mustika, mahasiswa UIN Gunung Djati, Ghazi, Mahasiswa University of Malaya yang sedang libur pulang ke Pangkalpinang, Tyas, alumni STAIN SAS Babel yang juga seorang pendidik di Selective Pangkalpinang, Ari Yuzandi, dan alumni Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada, Ayim. Maka jadilah saya dan 9 orang relawan penuh semangat ini bekerjasama dengan panitia Masa Orientasi Madrasah MTs Negeri Pangkalpinang untuk menyelenggarakan kegiatan MOS/MOM dengan konsep baru.
Sebagai project berbasis voluntary, saya tentu melibatkan beberapa relawan. Alhamdulillah, para relawan ini tertarik untuk bergabung setelah saya posting sebuah pemberitahuan tentang pencarian volunteer di akun FB saya. Maka, sembilan (9) pemuda-pemudi hebat Bangka terkumpul (2 orang lagi yang mendaftar di last minute terpaksa belum dapat dilibatkan karena memang kuota relawan yang dibutuhkan telah terpenuhi, Maafkan saya ya....) yang berasal dari beberapa kampus dan kalangan. Ada seorang mahasiswa UBB, Unigraha, mahasiswa STAIN SAS Babel, Lastari, Mega, Muslimin dan Mustika, mahasiswa UIN Gunung Djati, Ghazi, Mahasiswa University of Malaya yang sedang libur pulang ke Pangkalpinang, Tyas, alumni STAIN SAS Babel yang juga seorang pendidik di Selective Pangkalpinang, Ari Yuzandi, dan alumni Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada, Ayim. Maka jadilah saya dan 9 orang relawan penuh semangat ini bekerjasama dengan panitia Masa Orientasi Madrasah MTs Negeri Pangkalpinang untuk menyelenggarakan kegiatan MOS/MOM dengan konsep baru.
Subscribe to:
Comments (Atom)
