Thursday, August 4, 2011

Gosh! It's amazing when someone listens to you!

Salam, readers ^_^

Ketika ada seseorang, siapa-pun itu; teman, sahabat, orang terdekat atau bahkan orang yang ditemui di halte bus atau di dalam angkot sekalipun, yang mau mendengarkan pendapatmu, apa yang kau rasakan??
Kalau pertanyaan itu ditujukan padaku sejujurnya aku akan mengatakan It's amazing as if I'm the precious one terlepas bila nyatanya aku bukan seseorang yang cukup berarti untuk orang itu, pun sebaliknya. 
Tapi sungguh, perasaan dihargai, didengarkan dan tersanjung adalah bagian dari hal yang akan ada seperti apapun perasaan itu dikemas rapi dan disembunyikan.Ini hanya cerita sederhana tentang seseorang yang kusebut sebagai sahabat baik. Tak terlalu banyak yang kutahu tentang dia dan hidupnya, mungkin apa yang kutahu bisa dikatakan hanyalah 1/10 atau bahkan 1/20 dari hidupnya dan dirinya tapi bagiku ia adalah 'seseorang; sahabat'. Dia adalah sosok yang tak banyak bicara meski kadang rasanya aku bisa memahami apa yang ada dalam fikirannya. Well, hari ini aku kembali merasakan betapa tersanjungnya ketika apa yang kita ucapkan, apa yang kita utarakan sebagai pendapat kemudian direalisasikan oleh orang tersebut. Pun dia begitu.


Ini memang hal sederhana saja kejadiannya. Sahabatku itu memilih men-deactive-kan jejaring sosialnya, katanya sih cuma lagi kepingin saja, tapi aku tahu ada sesuatu yang mendorongnya melakukan itu. Kutebak itu berkaitan dengan hal-hal dulu dalam hidupnya, mungkin gangguan dari orang-orang tertentu atau perasaan ingin memilih melepaskan diri dari hal-hal yang menyakitinya. Sederhana saja pendapatku, aku katakan padanya "mengapa lebih memilih untuk terlihat lemah bila sebenarnya kamu kuat?" 
Tak ada yang istimewa dalam kalimat itu, tapi aku yakin dia mampu menangkap pesanku. Kalimat itu kutulis dalam short message service a.k.a sms agar ia tahu setidaknya mungkin dugaanku tepat. Kawan, dia bukan tipe orang yang terlalu iseng untuk sekedar ganti no hp dan mendeactivekan facebooknya tanpa alasan. Dan well, berselang berapa jam aku merasa senang ketika ternyata akun jejaring sosialnya kembali aktif dalam peredaran. Meski mungkin pada kenyataannya kalimatku itu bukanlah hal yang mengilhami dirinya untuk 'tidak menghindar' dengan cara seperti itu, setidaknya biarkan aku merasa perkataanku itu didengarkan dan dipertimbangkan olehnya. Suatu hal yang dulu biasa dia lakukan juga. Lalu, biarkan aku sedikit menikmati perasaan masih dianggap dan didengarkan ini, sesuatu yang beberapa waktu lalu terasa sedikit memuai. Hohoho....
Dan untukmu sahabat ku sayang, kalaulah apa yang kukatakan itu tidak ada efeknya, izinkan aku sedikit merasa tenang dan dihargai ya.... ^_^ setidaknya aku tahu, masih ada beberapa sisi dirimu yang tak hilang sama sekali, tetap sama seperti dulu aku mengenalmu....
Guys, it's really amazing when someone listens to you, isn't it?

No comments: